Berita

Memotivasi Anak di LPKA, Asyraf: Banyak Orang Berhasil Setelah Melalui Tempaan

Pangkalpinang - Anak binaan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Pangkalpinang antusias saat mengikuti kegiatan membuat karya fiksi, Jumat (4/10/2025). Melalui kegiatan ini diharapkan anak-anak mampu membuat karya terbaiknya.

Dr. Asyraf Suryadin, M.Pd Kepala DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengatakan, anak-anak menulis sesuai dengan keinginannya. Bisa menulis mengenai cita-cita yang ingin dicapai ke depan dengan caranya sendiri. 

"Anak-anak harus sekolah terus, sebab banyak orang yang berhasil setelah melalui penempaan," kata Asyraf saat membuka kegiatan Pelatihan Pembuatan Karya Fiksi, di LPKA Pangkalpinang, Jumat (4/10/2024).

Bertindak sebagai pemateri kegiatan ini, dosen dan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung. Dijadwalkan kegiatan akan berlangsung hingga tanggal 11 Oktober mendatang.

Lebih jauh Asyraf menjelaskan, karya fiksi yang telah dibuat selanjutnya akan diedit dan diterbitkan dalam bentuk buku. Selain itu, anak-anak yang tulisannya bagus akan mendapatkan tropi dan sertifikat. 

"Semua peserta kegiatan ini, akan mendapatkan sertifikat. Hendaknya kegiatan ini bisa memberikan kesan yang baik," harap Asyraf. 

Sementara Sitorus Kepala Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Pangkalpinang mengatakan, ini merupakan bukti negara hadir untuk semua warga. Tidak membedakan anak yang di luar dan yang ada di LPKA.

"Kakak-kakak mahasiswa akan memberikan bimbingan. Manfaatkan kesempatan ini, ikuti arahan yang disampaikan," tegasnya.

Sumber: 
DP3ACSKB
Penulis: 
Huzari/Pranata Humas
Bidang Informasi: 
DP3ACSKB

Berita

24/10/2016 | -
22,803 kali dilihat
12/11/2016 | -
5,717 kali dilihat
Foto: Ilustrasi
13/02/2024 | DP3ACSKB
5,595 kali dilihat
06/10/2021 | DP3ACSKB
5,397 kali dilihat
12/12/2016 | -
4,906 kali dilihat
29/11/2016 | -
2,992 kali dilihat
20/07/2016 | KP3A
2,674 kali dilihat
28/07/2016 | -
2,061 kali dilihat
08/06/2017 | Bid. KB DP3ACSKB
1,736 kali dilihat

Berita Berdasarkan Kategori